bukan dunia yang akan mengecilkan peran ku
hanya saja ketika aku menegakkan kepala
tatapan tajam mereka seolah menusuk hingga sendi sendi tulangku
aku takut .. aku malu ...
seandaikan mereka tau bahwa aku tak lebih dari sampah
setengah mati rasanya luka itu ku simpan dalam dalam
sekelam malam yang menyelimuti bulan malam ini
taukah sayang , luka ini sudah tersurat
penuh dengan manipulasi dalam diorama kehidupan
selamat malam cinta
biarkan luka ini ku suratkan pada angin yang akan membawanya kepadamu
meskipun harus mengitari semesta untuk setitik rasa iba mu untukku
semoga kau merasa ... tetesan air mata yang bergetar dalam leluasa diri yang tak berarti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar