entah dengan bersungguh atau tidak kau bisikkan permintaan yang mengejutkan
usia kita tak cukup tua untuk mengatakan itu
dewasa pun tidak
seharinya masih berseragamkan putih abu
omong kosong apa itu , pikirku
dan ketika waktu beranjak menua
kau menyusup melalui udara yang ku hirup
menelisik setiap air mata yang ku tumpah di bahumu
memelukmu erat ketika luka mulai menjalari sendi-sendi dihati
tanpa sadar kau buat aku merindukan kehadiranmu
aku merindumu ? ya , aku merindumu bahkan nyaris menangis
menangis karna telah meminta mu pergi
menangis karena melihatmu dengan dia
Ya Tuhan , kembalikan lelakiku ..
entah mengapa malam ini aku menyetubuhi kenangan kita
beberapa masa lalu kau bilang ingin menjadikan ku pendamping hidupmu
hanya saja saat itu aku tegelak dan menyangkal
kita terlalu muda untuk membicarakan hal seperti itu
dan satu hal yang tak pernah aku bayangkan
dalam setiap sujud dan doa
aku mengemis pada Tuhan
agar menjadikan ku TULANG RUSUK bagimu , lelaki ku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar